Monday, September 29, 2014

Mengenal Gejala Utama dan Laten dari Penyakit Kista

Perpustakaan Cyber (29/9/2014) - Penyakit kista adalah salah satu masalah kesehatan yang sering dihadapi para wanita. Secara teknis, kista ini berupa benjolan yang memiliki cairan. Kista ini kerap muncul di indung telur. Dalam beberapa kasus, penderita penyakit kista mungkin tidak merasakan tanda-tanda yang spesifik. Maklum, penyakit kista ini sebenarnya juga masuk ke dalam kelompok tumor jinak. Untuk mengatasinya, biasanya dokter akan mengadakan observasi mengenai tingkat keganasan yang ada. Dalam berbagai jurnal kesehatan, setidaknya telah dikenal 2 macam jenis kista. Yang pertama adalah kista non neoplastik. Penderita kista jenis ini biasanya tidak membutuhkan operasi. Secara alami, benjolan kista jenis ini akan menghilang dalam kurun waktu 2 hingga 3 bulan. Jenis kedua adalah kista neoplastik. Untuk jenis kista ini, operasi adalah salah satu cara yang bisa dipilih. Semakin besar ukuran dan sifat keganasan dari kista yang muncul, maka urgensi untuk operasi semakin diperlukan. Dari dua jenis penyakit kista ini, tentunya sudah wajar jika banyak wanita yang akan lega jika mendengar dokter memvonis jenis kista yang diderita masuk ke dalam kista non plastik. Namun akan sangat berbahaya jika ternyata dokter salah mendiagnosa. Untuk itu, memastikan jenis kista yang anda derita sangatlah penting. Tidak ada salahnya untuk mendapatkan pendapat penguat dari dokter lain. Dengan demikian, penyakit kista yang anda derita bisa segera ditangani dengan sebaik-baiknya.

Gejala Utama Penyakit Kista

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, penyakit kista masuk ke dalam kelompok tumor jinak. Untuk memastikan bahwa kista yang anda derita tidak semakin parah, mengetahui beberapa gejala dari penyakit ini menjadi penting. Berikut ini adalah beberapa gejala yang sering muncul:
  1. Pertama, gangguan menstruasi. Gangguan ini bisa muncul dalam beragam jenis. Beberapa diantaranya yaitu siklus mentruasi yang tidak teratur dan memiliki periode yang rapat. Selain itu, juga dimungkinkan terjadi masa absen setelah satu atau lebih pola menstruasi normal. Untuk ciri yang satu ini, perlu secara hati-hati dibedakan antara kemungkinan kehamilan dengan gangguan yang disebabkan oleh penyakit kista. Melakukan test kehamilan akan menjadi salah satu cara untuk menghilangkan keraguan apakah terhentinya menstruasi ini disebabkan oleh kehamilan atau karena adanya kista. 
  2. Kedua, muncul jerawat yang tidak wajar. Anda patut mencurigai kemungkinan adanya penyakit kista jika obat jerawat yang biasanya anda pakai ternyata tidak seefektif sebelumnya. Selain itu, jika jumlah jerawat yang muncul lebih banyak dari biasanya, anda patut untuk memeriksakan diri lebih lanjut.
  3. Ketiga, gangguan hormonal. Gangguan ini biasanya muncul dalam bentuk perubahan karakteristik fisik yang mirip dengan laki-laki seperti tumbuhnya rambut di bagian tubuh dan wajah, suara yang semakin dalam, rambut semakin tebal dan klitoris yang membesar. Secara spesifik, penderita  penyakit kista biasanya memiliki kadar hormon insulin yang sangat sedikit. 
Gejala Laten Penyakit Kista

Perlu juga dicermati bahwa ada tanda penyakit kista tidak hanya bersifat khusus. Diabetes, kemandulan dan obesitas biasanya cukup sulit untuk dicari keterkaitannya dengan penyakit kista. Bagi banyak orang, alasan kurang gerak dan banyak makan manis akan sering muncul untuk menjustifikasi 3 keadaan ini secara bersamaan. Intinya gaya hidup yang salah kemudian menjadi rujukan penyebab dari 3 hal ini. Masalahnya beberapa penelitian justru mengkonfirmasi kemungkinan adanya penyakit kista secara lebih luas. Untuk itulah, tidak ada salahnya anda membuat catatan kecil mengenai masalah kesehatan yang anda alami. Dengan demikian, dokter yang menangani anda bisa memeriksa dengan lebih baik.

Kenali Gejala Penyakit Jantung Anda !

Perpustakaan Cyber (29/9/2014) - Penyakit jantung dikenal sebagai penyakit yang diderita oleh masyarakat golongan ke atas. Alasan yang sering didengar adalah karena orang-orang kaya lebih sering makan makanan enak yang memicu terjadinya penyakit jantung. Gaya hidup yang selalu mewah dan tidak terkontrol membuat jantung menjadi tidak sehat. Namun penyakit jantung dapat diderita oleh siapa saja dan kapan saja. Penyakit yang menyerang organ paling penting untuk hidup ini menjadi momok yang sangat menakutkan bagi siapa saja. Penyakit jantung terjadi ketika aliran darah yang bertugas untuk membawa oksigen di dalam tubuh menjadi terhambat. Pembuluh darah yang terhambat adalah pembuluh darah arteri pada jantung. Kondisi inilah yang menyebabkan penderita penyakit jantung menjadi sulit untuk bernapas. Banyak sekali faktor yang mempengaruhi penyakit jantung. Hal yang utama adalah pola hidup dan pola makan yang kurang sehat dan bergizi. Seseorang yang menderita penyakit jantung dapat diketahui melalui gejala-gejala yang terjadi, seperti di bawah ini:

1. Cepat Merasa Lelah

Jika Anda termasuk orang yang mudah sekali merasa capek atau lelah, maka hati-hati dan jaga kondisi tubuh dengan baik. Gejala penyakit jantung salah satunya adalah cepat lelah. Aliran darah yang terganggu tentu akan membuat pernapasan berjalan tidak lancar. Sehingga ketika Anda beraktivitas akan merasa tubuh tidak dapat bekerja sama dengan baik dan drop. Seseorang yang tidak dapat bernapas dengan baik akan membuat tubuh cepat merasa lemas.

2. Rasa Nyeri Dada

Gejala lain yang menjadi gejala penyakit jantung adalah rasa sakit pada dada. Gejala ini umum dirasakan setiap penderita penyakit jantung. Seseorang akan tiba-tiba merasakan nyeri pada dada dan jika sakit yang dirasakan tidak tertahankan dapat membuat si penderita menjadi pingsan. Nyeri pada dada ini jika sering dialami oleh Anda dengan gejala yang sedikit demi sedikit dalam arti pertama kali hanya nyeri biasa namun lama-kelamaan terasa sesak maka jelas Anda menderita gejala penyakit jantung. Bahkan hal yang juga sering terjadi adalah saat yang tidak terduga rasa nyeri terasa dan tubuh sudah tidak tertolong lagi.

3. Frekuensi Pernapasan

Penyakit jantung juga dirasakan gejala pada bagian pernapasan. Anda yang mengalami susah bernapas atau mudah bernapas dengan frekuensi cepat, maka itu merupakan gejala penyakit jantung. Aliran darah yang tersumbat membuat aliran udara pernapasan juga terganggu di dalam organ. Sehingga setiap kali Anda melakukan aktivitas terutama saat olahraga lari, renang, atau yang lain maka mudah sekali bernapas dengan cepat.

4. Hipertensi

Hipertensi atau tekanan darah tinggi ini sangat identik dengan penyakit jantung. Jika Anda memiliki keturunan darah tinggi maka perlu waspada terhadap jantung Anda. Hipertensi menjadi salah satu gejala penyakit jantung yang mematikan. Indonesia menjadi salah satu negara yang masyarakatnya memiliki riwayat penyakit hipertensi tinggi. Menurut penelitian yang pernah dilakukan, masyarakat di Indonesia yang menderita hipertensi telah mencapai angka 15% pada tahun 1978. Hipertensi dapat membuat penyempitan pada bagian pembuluh darah. Jika pembuluh darah menyempit apalagi di bagian jantung maka faktor untuk menderita penyakit jantung sangat tinggi.

Oleh karena itu, dengan melihat gejala-gejala penyebab penyakit jantung di atas maka diharapkan Anda dapat hidup dengan lebih sehat. Mengatur pola hidup dan pola makan dengan sehat. Menjalankan aktivitas dengan senang dan tanpa beban agar tidak mengalami hipertensi. Sebab tekanan berat yang Anda rasakan dapat mudah memicu penyakit jantung menyerang tubuh Anda

Tuesday, September 23, 2014

Makan Cokelat Secara Rutin Turunkan Berat Badan

Perpustakaan Cyber (23/9/2014) - Orang yang sedang diet hampir selalu mengatakan tidak untuk makan. Namun, ilmuwan saraf Dr. Will Clower yang menulis buku Eat Chocolate Lose Weight  mengatakan bahwa mengkonsumsi cokelat benar-benar dapat membantu Anda makan lebih sedikit setiap hari. Studi terhadap ribuan orang telah dilaporkan dan membuktikan bahwa teorinya benar.

"Orang yang makan cokelat akan mengurangi porsi makannya setengah sampai sepertiga. Sedangkan jumlah antara konsumsi makanan di antara makanan ringan hingga makanan utama akan turun sekitar setengah," kata Dr. Will.

Namun, bukan berarti pelaku diet dapat makan cokelat setiap hari. Clower menguraikan pedoman spesifik di dalam bukunya, termasuk konsumsi cokelat hitam bila memungkinkan. Clower menekankan bahwa semakin hitam semakin baik. Cokelat hitam melindungi terhadap sengatan matahari dan kanker, memberikan energi, menstabilkan gula darah dan meningkatkan mood, serta membantu penurunan berat badan.

"Jadi semua hal-hal yang baik dalam cokelat berasal dari satu hal dan itu adalah kakao. Kandungan kakao 70 persen atau lebih tinggi adalah yang terbaik," kata Dr.Will.

Clower juga merekomendasikan makan cokelat 20 menit sebelum makan siang dan makan malam, serta lima menit setelahnya.

"Dengan sepotong kecil cokelat hitam di akhir makan Anda, maka Anda dapat menstabilkan gula ke dalam aliran darah. Anda akan memiliki gula darah yang lebih sepanjang siang, sehingga Anda tidak merasa lapar," dia menjelaskan.

Pedoman tambahan termasuk tidak mengkonsumsi porsi yang lebih besar dari ukuran ibu jari Anda, jangan mengunyah cokelat dan usahakan untuk memasukkan cokelat ke dalam menu anda sehari-hari.

Dr. Will memprediksi cokelat sebagai "makanan super" di tahun 2014. Bukunya keluar pada bulan ini, serta dilengkapi dengan resep, tips dan saran lainnya.

Tuesday, September 16, 2014

Kunci Mendapatkan Jiwa yang Sehat

Perpustakaan Cyber (10/9/2014) - Hidup tidak selalu dipenuhi hal monoton seperti bekerja, belajar di sekolah atupun menjadi seorang ibu rumah tangga. JIka Anda terlalu fokus pada satu hal maka dapat dipastikan kehidupan anda tidak akan seimbang. Padahal, kunci utama dari jiwa yang sehat adalah dengan hidup yang seimbang.

"Seimbang di dalam artian sebagai makhluk biososial yang mampu menjaga dan menyeimbangkan hal-hal seperti pemenuhan kebutuhan biologis, maupun hal-hal mendasar seperti minum, makan dan bernafas. Di sisi lain, manusia sebagai makhluk sosial juga buth untuk berinterkasi satu sama lain, kata seorang psikolog," Dra. Tiwin Herman, M.Psi di acara Peringatan Hari Pencegahan Bunuh Diri Sedunia di Jakarta (15/9/2014).

"Sebagai contoh, orang dewasa harus dapat menyeimbangkan tiga lingkungan di sekitar mereka, yaitu keluarga, sosial dan kerja. Pembagian waktu yang tepat untuk ketiga aspek tersebut memiliki implikasi yang penting bagi kesehatan jiwa," tambah dia.  

"Ketiga hal penting tersebut tidak dapat diabaikan dan dilepaskan begitu saja. Seseorang harus mampu untuk mengatur manajemen dirinya sendir, man yang menjadi prioritas kemudian baru melakukan hal lainnya yang dianggap sekunder," jelas Dra. Tiwin.

Jadi, jika anda menjadikan pekerjaan sebagai prioritas anda, segera selesaikan pekerjaan yang sudah menjadi tanggung jawab Anda. Namun ketika sudah menyelesaikan pekerjaan tersebut, luangkanlah waktu bersama keluaraga Anda atau berkumpul dan mengunjungi teman-teman Anda.

"Tertawa ataupun meditasi juga dapat menjadi saran yang baik untuk menghilangkan beban pikiran dan perasaan kita," pungkas Dra. Tiwin. Jika anda sudah mampu menyeimbangkan dan mengatur hal-hal tersebut maka anda akan mendapatkan jiwa yang sehat.

Wednesday, September 10, 2014

Ayah Perokok Meningkatkan Risiko Terjadinya Asma Pada Anak

Perpustakaan Cyber (10/9/2014) - Bagi anda para pria yang merokok, jika ingin mempunyai anak sebaiknya berhentilah merokok. Pada saat istri anda sedang hamil dan anda merokok di sekitarnya maka hal tersebut akan merugikan kesehatan janin. Bayi yang lahir nantinya akan berisiko lebih besar untuk mengidap asma. Bahkan risiko ini juga terjadi ketika ayah sudah berhenti merokok jauh sebelum bayi lahir.

Penelitian baru dari Australia menemukan bahwa merokok, minum alkohol atau makan makanan tidak sehat dapat merugikan kesehatan bayi, bahkan dampak tersebut terjadi bertahun-tahun sebelum janin berkembang di dalam rahim. Obesitas atau kegemukan dan masalah kesehatan lainnya akibat gaya hidup tidak sehat dapat diturunkan pada anak cucu. Dapat disimpulkan bahwa seolah-olah calon anak sudah diprogram untuk memiliki kesehatan yang buruk.

Penelitian yang dipresentasikan di kongres internasional European Respiratory Society (ERS) di Munich ini merupakan yang pertama kalinya dilakukan pada manusia untuk menganalisis hubungan antara kebiasaan merokok ayah sebelum istrinya hamil dan terjadinya kasus asma pada anak-anak mereka. Studi ini menganalisis kebiasaan merokok pada lebih dari 13 ribu pria dan wanita melalui kuesioner.

Di dalam studi ini, para peneliti mengamati durasi merokok ibu dan ayah sebelum kehamilan, kejadian asma pada anak dan apakah orang tua telah berhenti merokok sebelum kehamilan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa asma non alergi terjadi pada anak-anak yang memiliki ayah yang merokok sebelum kehamilan terjadi.
Risiko asma pada anak meningkat jika ayah sudah merokok sebelum usia 15 tahun. Semakin lama sang ayah merokok, semakin besar risiko anak untuk terkena asma. Namun, tidak ditemukan adanya hubungan antara kebiasaan merokok pada ibu sebelum kehamilan dengan kejadian asma pada anak.

Dr. Cecile Svanes dari University of Bergen, Norwegia mengatakan bahwa para pembuat kebijakan harus memperingatkan para pria mengenai gaya hidup yang dapat secara potensial merugikan masa depan anak-anak mereka.

"Penelitian ini memiliki implikasi pentting karena merupakan yang pertama kalinya mengamati bagaimana kebiasaan merokok ayah sebelum terjadinya kehamilan dapat mempengaruhi kesehatan anak yang lahir di kemudian hari. Kami dapat menyimpulkan bahwa paparan dari segala jenis polusi udara dari tempat kerja hingga paparan bahan kimia juga dapat memiliki dampak yang buruk," katanya.


Sangat penting bagi para pembuat kebijakan untuk memfokuskan peraturan yang mengintervensi kebiasaan merokok pada pria muda dan memperingatkan mereka akan bahaya rokok yang dapat ditimbulkan terhadap keturunan mereka.

Friday, August 29, 2014

Buah-Buahan dan Sayuran Membuat Anda Tampil Lebih Menarik

Perpustakaan Cyber (29/8/2014) - Tampil menarik di depan lawan jenis saat ini merupakan kebutuhan yang sudah tidak dapat dipungkiri. Ada satu hal sederhana yang dapat membuat anda dapat tampil lebih menarik. Gagasan mengenai "pewarnaan karotenoid" kemungkinan adalah hal yang anda butuhkan untuk tampil lebih segar dan menarik.

Tampil seksi, sehat dan berseri-seri dapat anda miliki dengan makan lima porsi buah dan sayuran per hari. Studi inovatif menunjukkan bahwa hal tersebut memiliki efek yang lebih kuat daripada tanning, yang juga disebut "pewarnaan melanin" atau melanisasi.

"Pewarnaan pada kulit dapat timbul sebagai akibat dari dua proses yang berbeda, melalui tanning (melanisasi) atau asimilasi buah dan sayuran (konsumsi karotenoid)," kata para peneliti yang melakukan tiga studi berbasis internet secara terpisah untuk membandingkan tanggapan orang-orang terhadap hal tersebut.

Di dalam dua studi pertama, peneliti bekerja dengan 60 peserta yang ditunjukkan 27 wajah yang memiliki berbagai warna kulit terkait dengan karotenoid dan melanin.

Para peserta kemudian diminta untuk mengatakan mana yang mereka temukan lebih menarik dan hasil menunjukkan preferensi yang luar biasa untuk nilai warna yang kuat.

Di dalam studi pertama, 86 persen dari peserta lebih memilih tampilan wajah tinggi karotenoid. Sedangkan di dalam dalam studi kedua, 78,5 persen peserta lebih memilih versi wajah tinggi melanin. Di dalam studi ketiga, 75.9 persen peserta lebih cenderung memilih pewarnaan karotenoid yang tinggi.

Penelitian yang diterbitkan di jurnal Taylor & Francis ini, memperluas temuan mengenai pewarnaan karotenoid yang terungkap di dalam studi sebelumnya oleh University of Nottingham pada tahun 2011.

Friday, June 27, 2014

Tanda-tanda atau Gejala Penyakit Leukimia

Perpustakaan Cyber (6/6/2014) - Leukimia merupakan salah satu penyakit kanker yang menyerang sel darah terutama sel darah putih. Pertumbuhan sel kanker terbilang sangat cepat dan tidak terkontrol. Orang yang mengalami penyakit kanker maka akan sangat sulit disembuhkan. Berbagai upaya pengobatan dilakukan sampai tahap kemoterapi. Penyakit leukimia akan tumbuh di sel-sel darah seseorang dengan cepat. Sumsum tulang yang bertugas untuk memproduksi sel-sel darah putih diserang oleh suatu sel ganas yaitu, sel kanker. Akibat keberadaan sel kanker tersebut, maka sumsum tulang yang diberi tugas untuk memproduksi sel darah putih menjadi terganggu. Dalam kondisi yang normal, ketika sudah masuk waktu maka sumsum tulang akan memproduksi sel-sel darah putih dengan jumlah yang normal pula. Namun ketika sel kanker muncul dan menyerang sumsum tulang, maka respon yang digunakan oleh sumsum tulang untuk mengetahui kapan waktu produksi sel darah putih menjadi terganggu. Akibat yang terjadi, sebelum masuk waktu untuk memproduksi sel darah putih, sumsum tulang sudah lebih dahulu memproduksi dan jumlah yang diproduksi pun jelas melebihi normal. Oleh karena itu k mulai mengenali gejala yang berkaitan dengan leukimia. 

Berikut gejala-gejala yang perlu Anda ketahui mengenai penyakit kanker darah leukimia :

1. Anemia

Walaupun leukimia termasuk penyakit dalam, namun gejala yang terjadi dapat dilihat dari kondisi kesehatan Anda. Jika Anda mudah merasa lelah maka jelas karena kekurangan sel-sel darah dalam tubuh. Kondisi ini biasa disebut dengan gejala anemia. Gejala ini menjadi salah satu pemicu terserang penyakit leukimia. Anemia terjadi karena jumlah sel-sel darah terutama sel darah rumah yang membawa oksigen memiliki jumlah yang kurang di dalam tubuh. Ketika Anda melakukan aktivitas maka tidak heran akan cepat merasa lelah karena energi cepat berkurang. Tubuh selain merasakan lemas juga sulit untuk bernapas. Dengan wajah yang tampak mulai berubah menjadi sangat pucat. Jika Anda sering mengalami anemia maka perlu segera diperiksakan ke dokter. Sebab siapa tahu anemia yang Anda derita menjadi pemicu kemunculan leukimia.

2. Infeksi

Lingkungan sekitar yang walaupun terlihat bersih namun tetap ada mikroorganisme yang tumbuh. Namun memang ada mikroorganisme patogen dan yang tidak. Mikroorganisme menyebabkan seseorang mengalami suatu gangguan seperti infeksi. Infeksi menyebabkan tubuh tidak dapat beraktivitas secara optimal. Hal ini berkaitan dengan keberadaan sel-sel darah putih. Fungsi sel darah putih yang dapat untuk menjaga kekebalan tubuh akibat leukimia menjadi tidak dapat menjalankan fungsi secara normal pula. Tubuh Anda pun menjadi mudah terserang oleh infeksi karena serangan mikroorganisme. Jika kondisi Anda terlihat tidak biasa, dalam arti mudah sekali terserang infeksi maka dimungkinkan mengalami gejala leukimia. 

3. Pendarahan

Gejala satu ini juga menjadi pemicu gejala leukimia. Pendarahan memang hal yang sangat menakutkan bagi setiap orang. Pendarahan terjadi jelas karena tugas sel darah lain yang memiliki fungsi untuk pembeku darah tidak berfungsi normal. Tidak normal karena keberadaan sel-sel darah putih yang diproduksi lebih banyak dan memiliki jumlah yang tidak terkontrol. Darah yang keluar dari tubuh seharusnya dapat dihentikan namun karena produksi sel darah putih yang mengganggu maka terjadilah pendarahan.

4. Gangguan Pada Perut

Untuk gejala satu ini bukan seperti sakit maag. Rasa sakit pada perut seperti nyeri, kram, dan sakit yang tidak menentu. Kondisi ini jelas terdapat gangguan yang menjadi tanda gejala leukimia. Sebab organ-organ di sekitar perut mengalami pembengkakan akibat desakan dari produksi sel darah putih yang abnormal. Ginjal, hati, empedu menjadi membengkak dan menimbulkan rasa sakit pada perut.