Persamaan Dan Perbedaan Puisi Lama Dan Puisi Baru


Perbedaan Dan Persamaan Puisi Lama Dan Puisi Baru - Puisi merupakan salah satu bentuk karya sastra tertua. Apa yang menjadi daya tariknya? Puisi berisi perasaan sang penulis dengan bahasa yang sarat makna dan berirama. Untaian kata yang cantik dan makna yang dalam dari setiap penggunaan kata itulah yang membuat puisi tak hilang ditelan zaman.

Melirik sejarah perkembangan puisi dunia, secara garis besar puisi dapat dibagi dua, yaitu puisi lama dan puisi baru. Puisi lama adalah puisi yang masih terikat dengan aturan-aturan yang ketat. Ciri-ciri puisi lama adalah kesamaan aturannya yang mengikat tiap puisi. Berdasarkan bentuknya, jenis puisi lama dapat dibedakan menjadi mantra, pantun, gurindam, karmina, syair, seloka, dan talibun. Puisi lama banyak digunakan sebagai pujian atas Tuhan sebagai rasa syukur atau sarana pemberi nasihat di dalam suatu masyarakat.

Persamaan Dan Perbedaan Puisi Lama Dan Puisi Baru - Puisi baru, berdasarkan zamannya, muncul setelah zaman puisi lama. Dibandingkan dengan puisi lama, puisi baru lebih bebas dan lincah. Tak seperti puisi lama yang penggunaannya lebih ditujukan untuk kepentingan agama, budaya, dan masyarakat, puisi baru lebih mementingkan isi atau makna. Puisi dianggap sebagai salah satu seni sastra  yang dapat digunakan untuk menuangkan perasaan seseorang ke dalam bahasa yang indah. Karena itu, jenis puisi baru dibagi berdasarkan isinya, yaitu balada, himne, ode, epigram, romance, elegi, dan satire.


Berikut adalah perbedaan dan persamaan puisi lama dan puisi baru:

1. Perbedaan Puisi Lama Dan Puisi Baru

1.1. Puisi lama lebih dekat asalnya dengan sastra Arab dan hindu, sedangkan puisi baru muncul akibat tersebarnya budaya Eropa.

Berdasarkan asal muasal penyebarannya, puisi lama mulai disebarkan dan tumbuh di belahan bumi timur tengah di mana penduduknya sudah membentuk peradaban. Karena penduduk yang menyukai untaian kata-kata indah untuk menyampaikan puji-pujian atau sekadar pesan, karya seni inipun menjadi bagian tak terpisahkan dari sastra Arab. Pada saat itu, perdagangan yang terjadi bukan hanya sebagai pertukaran barang, tetapi juga pertukaran budaya. Begitulah cara puisi lama tumbuh pula dalam sastra hindu yang kebanyakan lebih digunakan untuk memuji dewa-dewi mereka.

Seiring berjalannya waktu, negara-negara Eropa mulai berkembang. Tak hanya dalam perdagangan dan politik negara, Eropa juga sedikit demi sedikit menumbuhkan budaya, pendidikan, dan kesenian. Dengan sentuhan dari budaya Arab, Eropa mengadaptasi puisi dengan gayanya sendiri.

Contoh :

Puisi Arab (terjemahan):

Barangsiapa berbuat kebaikan dari kedalaman harga dirinya, ia akan terpelihara, dan barangsiapa yang tidak melindungi diri dari cercaan, dia akan dicerca.

Puisi baru (terjemahan):

Jiwa di dunia yang hilang jiwa
Jiwa sayang, kenangan padamu
Adalah derita di sisiku
Bayangan yang bikin tinjauan beku

1.2. Puisi lama tumbuh di dalam masyarakat untuk berbagi nasihat, sedangkan puisi baru tumbuh untuk mengekspresikan isi hati sang pengarang.

Puisi lama lebih banyak dibuat oleh pengarang dengan tujuan memberi nasihat atau pesan secara langsung kepada masyarakat sekitar. Dibandingkan dengan puisi baru, puisi lama memiliki caranya sendiri dalam pengolahan kata sehingga terbentuk rima yang tepat tanpa mengurangi pesan yang ingin disampaikan. Berbeda dengan puisi baru yang tujuannya tak lebih dari menyampaikan perasaan pengarang ke dalam bahasa yang indah.

Contoh perbandingan puisi agama, syair dan balada.

Syair (puisi lama):

Cintailah dia sewajarnya saja
Agar hatimu tak lalai dari-Nya
Cukup kataka bahwa kau setia
Buktikan dirimu dengan bertakwa

Balada (puisi baru):

Dengan hikmat selalu kupandang patung-Mu
Menitikkan darah dari tangan dan kaki
Dari mahkota duri dan membulan paku
Yang dikarati dosa manusia

Dari contoh tersebut, irama dan rima puisi lama dan puisi baru jelas terlihat. Begitu pula makna yang didapat dari kedua puisi. Syair di atas menunjukkan bahwa puisi lama lebih banyak memberi nasihat dan dibentuk dengan bumbu agama dari Arab, sedangkan balada lebih menceritakan perasaan pengarang akan keagungan tuhannya.

1.3. Puisi lama tidak pernah mencantumkan nama pengarang, sedangkan puisi baru selalu mencantumkan nama pengarang.

Puisi lama tidak mencantumkan nama pengarang karena fungsi dari puisi itu sendiri pada awalnya adalah untuk memberi nasihat dan pelajaran ke dalam masyarakat. Ketika puisi baru muncul, tujuannya berubah sehingga pengarang mencantumkan namanya di dalam puisinya sehingga tidak disalin oleh orang lain serta membuatnya terkenal.

Contoh puisi lama (anonim):

Kurang pikir kurang siasat
Tentu dirimu akan tersesat

Puisi baru (Chairil Anwar):

Aku kira

Beginilah nanti jadinya
Kau kawin, beranak, dan berbahagia
Sedang aku mengembara serupa Ahasveros

2.4. Puisi lama disebarkan dari mulut ke mulut, sedangkan puisi baru disebarkan dalam bentuk tulisan atau buku.

Mengapa puisi lama tersebar dari mulut ke mulut, diceritakan dari satu orang ke orang lain? Puisi lama tumbuh sejak zaman sebelum masehi di mana belum ada benda yang digunakan untuk menulis. Terlebih lagi, puisi lama tidak ditujukan untuk dicetak dan dinikmati orang banyak, tidak seperti puisi baru yang tujuannya sebagai karya seni yang dinikmati pembaca.

Contoh puisi lama (pantun):

Kalau ada jarum patah
Jangan dimasukkan ke dalam peti
Kalau ada kata yang salah
Jangan dimasukkan ke dalam hati

Contoh puisi baru dapat dibuktikan dengan kumpulan puisi seorang pengarang yang dijadikan sebuah buku seperti buku Aku oleh Chairil Anwar atau Sayap-Sayap Patah oleh Kahlil Gibran.

Puisi lama memiliki aturan yang ketat mengenai rima, jumlah baris dan bait terkait, dan tata bahasa yang harus digunakan, sedangkan puisi baru lebih dinamis dan bebas tanpa terikat aturan.

Contoh Puisi lama (syair):

Hai sekalian kita yang berdagang
Nafsumu itu lawan berperang
Jangan hendak lebih baiklah kurang
Janganlah sama dengan orang
Contoh puisi baru (ode):
Generasi sekarang
Di atas puncak gunung fantasi
Berdiri aku, dan dari sana
Mandang ke bawah, ke tempat berjuang
Generasi sekarang di panjang masa

Dari kedua contoh di atas, dapat dilihat bahwa syair memiliki sajak yang berima indah, menunjukkan cirri puisi lama yang selalu bersajak sama serta biasanya berpola empat baris per bait. Sangat kontras berbeda jika dibandingkan dengan puisi baru yang tidak berima. Bahasa yang indah dan kata-kata yang mengandung kiasanlah yang masih membuatnya dikategorikan sebagai puisi.

2. Persamaan Puisi Lama Dan Puisi Baru

2.1. Puisi lama dan puisi baru merupakan sarana pengarang untuk mengungkapkan perasaan.

Puisi secara umum menjadi sebuah sarana yang digunakan pengarang untuk mengungkapkan perasaan yang dimiliki sehingga menghasilkan suatu karya seni sastra yang indah. Hanya saja dalam puisi lama, pengarang memiliki perasaan untuk membantu orang lain menjadi lebih baik dengan memberi nasihat. Sedangkan dalam puisi baru, pengarang lebih bebas dan menyampaikan perasaan dari dirinya sendiri untuk diketahui oleh orang lain.

Contoh:

Puisi lama (pantun):

Unggas undan si raja burung
Terbang ke desa suka menanti
Wahai badan apalah untung
Senantiasa bersusah hati

Pantun ini menggambarkan pengarang yang ingin menyampaikan perasaannya bahwa apabila kita selalu bersusah hati dan bersedih, badanpun bisa menjadi sakit.

Puisi baru (romance):

Angin bangkit ketika senja
Ngingatkan musim gugur akan tiba
Aku cemas bila kehilangan kau
Aku cemas pada kecemasanku sendiri
Puisi ini menggambarkan seseorang yang mengkhawatirkan orang yang dicintainya, takut kehilangan dan kebingungannya membuatnya mulai menggila.

2.2. Puisi lama dan puisi baru pasti mengandung makna dan arti yang ingin disampaikan kepada pembaca atau penikmat puisi tersebut.

Baik puisi lama ataupun puisi baru memiliki pesan yang dirangkum sang pengarang ke dalam suatu seni bahasa penuh irama. Pesan ini biasanya tersirat dan pembaca bisa saja mengartikannya dalam makna yang berbeda. Namun, puisi yang berisi keambiguan seperti ini kadang lebih banyak menarik perhatian orang.

Contoh puisi lama (Talibun):

Kalau anak pergi ke pekan
Yu beli belanak pun beli sampiran
Ikan panjang beli dahulu
Kalau anak pergi berjalan
Ibu cari sanak pun cari isi
Induk semang cari dahulu

Puisi baru (Chairil Anwar ‘kawanku dan Aku’):

Kami sama pejalan larut
Menembus kabut
Hujan mengucur badan
Berkakuan kapal-kapal di pelabuhan
Darahku mengental pekat. Aku tumpat pedat
Siapa berkata-kata?
Kawanku hanya rangka saja
Karena dera mengelucak tenaga

Semoga artikel mengenai Persamaan dan Perbedaan Lama Dan Puisi Baru menambah wawasan kita. Terima kasih anda sudah berkunjung ke Perpustakaan Cyber.


Persamaan Dan Perbedaan Otak Kanan Dan Otak Kiri


Persamaan Dan Perbedaan Otak Kanan Dan Otak Kiri - Tubuh kita diciptakan secara spesial oleh Tuhan dengan segala kemampuannya sendiri-sendiri. Tuhan menciptakan manusia dengan segala kelebihannya dibandingkan dengan makhluk lainnya. Manusia mempunyai tingkat derajat yang jauh lebih tinggi dibandingkan makhluk ciptakan Tuhan lainnya. Walaupun begitu, manusia harus tetap menghargai perbedaan. Ketika kita melihat tubuh kita, banyak sekali organ penting yang ada di dalam diri kita. Salah satu bagian yang sangat unik dan mempunyai fungsi yang sangat penting bagi manusia adalah bagian otak.

Otak manusia sendiri memang bagian yang sangat rumit dan merupakan pusat dari segala aktifitas yang dilakukan oleh manusia. Otak manusia sendiri dibagi menjadi dua bagian. Anda tentu telah tahu bagian dari otak kita bukan? Benar sekali, otak kita dibagi menjadi dua bagian yaitu otak kanan dan otak kiri. Karena pembagiannya tersebut tentu saja fungsi otak tersebut berbeda satu dengan yang lainnya. Secar garis besar ada perbedaan yang sangat mencolok dari otak kanan dan otak kiri. Otak manusia sering disamakan dengan sebuah komputer yang terdiri dari dua bagian. Kedua bagian di otak mempunyai kemahiran yang berbeda. Bagian otak kanan biasanya berfungsi untuk memproses permintaan  dengan cepat, menanggapi dengan cepat dan tepat dan melewati ruang dimensi yang fizikal. Bagaimana dengan otak kiri? Otak kiri akan memproses sesuatu dalam bentuk lisan yang biasanya membutuhkan analisa yang jauh lebih kompleks. Otak kanan dan otak kiri memang mempunyai beberapa perbedaan dalam fungsi namun kita masih bisa menemukan beberapa persamaan dari otak kanan dan otak kiri tersebut.

1. Persamaan Otak Kanan Dan Otak Kiri

Persamaan dari otak kanan dan otak kiri memang tidaklah sebanyak perbedaan antara otak kanan dan otak kiri.

1.1. Pengendali Aktifitas Manusia

Persamaan yang pertama yang terlihat tentu saja sama-sama berfungsi sebagai pengendali dari tubuh manusia. Walaupun nantinya kedua bagian otak tersebut mempunyai fungsi lainnya yang berbeda namun secara garis besar, kedua bagian otak tersebut ikut menjadi pusat pengendali semua aktifitas dalam diri manusia itu sendiri.

1.2. Fungsi Saling Mendukung Satu Sama Lainnya

Kedua bagian otak tersebut tidak bisa berfungsi secara maksimal sebagian saja. Oleh sebab itu kedua bagian otak tersebut membutuhkan dukungan satu bagian dengan yang lainnya untuk memberikan fungsi yang lebih maksimal.

1.3. Punya Dominansi yang Besar

Walaupun banyak orang mengatakan bahwa otak kanan lebih bagus dan lebih dominan dibandingkan dengan otak kiri, sebenarnya semua bagian mempunyai fungsi dan dominasinya sendiri. Otak kanan yang sedang bekerja akan didukung dengan otak kiri yang cenderung lebih tenang begitupula sebaliknya. Oleh sebab itu kedua bagian otak tersebut sama-sama bagus dan sangat penting bagi kehidupan manusia. Jika salah satu bagian otak tidak berfungsi maka manusia tidak akan bisa hidup dan beraktifitas dengan normal.

Setelah kita mengetahui apa saja persamaan antara otak kanan dan otak kiri, kini kita perlu tahu juga apa saja perbedaan antara otak kanan dan otak kiri. Kita akan melihat fungsi yang lebih detail dari kedua bagian otak tersebut. Kedua bagian otak tersebut memang mempunyai beberapa perbedaan seperti:

2.1. Perbedaan dalam Fungsi

Otak kanan mempunyai fungsi dalam hal kreatifitas, bentuk, emosi, musik, warna, persamaan dan lain sebagainya.
Otak kiri mempunyai fungsi dalam hal perbedaan, urutan, bahasa, hitungan, logika, angka, dan lain sebagainya.

2.2. Perbedaan dalam Jangka Daya Ingat

Dalam hal jangka waktu untuk mengingat atau daya ingat, otak kanan dan otak kiri mempunyai perbedaan. Otak kanan mempunyai daya ingat jangka panjang sedangkan otak kiri mempunyai daya ingat jangka pendek.

2.3. Akibat Kerusakan Otak

Bagaimana jika terjadi kerusakan pada kedua bagian otak tersebut? Ternyata kerusakan bagian otak tersebut akan memberikan akibat yang berbeda juga. Apakah yang akan terjadi jika anda mengalami kerusakan dibagian otak kanan? Jika terjadi kerusakan di bagian otak kanan maka anda akan mengalami kerusakan kemampuan visual dan emosi anda juga akan terganggu. Lalu bagaimana dengan otak kiri yang rusak? Jika anda mengalami kerusakan bagian otak kiri maka anda akan mengalami gangguan dalam fungsi bicara, berhitung dan berbahasa.

Dalam hal kemampuan dari setiap otak, kita akan mendapatkan kemampuan yang berbeda juga. Orang yang mempunyai otak kanan yang lebih tajam akan cenderung mudah mengenali wajah, mengekspresikan emosinya, mencintai musik, mudah mengingat warna, senang menggambar, dan mempunyai kreativitas yang sangat tinggi. Bagaimana dengan kemampuan otak kiri yang lebih menonjol? Orang dengan otak kiri yang lebih menonjol akan mempunyai kemampuan bahasa yang lebih baik, mudah berhitung, mempunyai kemampuan berfikir yang kritis, dan mampu berfikir dengan logika. Kita bisa membedakan antara anak atau orang yang lebih menonjol di bagian otak kanan atau otak kirinya dari beberapa karakter berikut ini.

Orang dengan otak kanan yang menonjol akan cenderung lebih humoris, menyenangkan, lebih mempercayai intuisi, memilih merasakan semua hal ketika mencari solusi dari suatu masalah, suka bertualang, mempunyai mimpi yang besar, bebas dan juga spontan.

Orang dengan otak kiri yang menonjol biasanya akan cenderung lebih serius, rumit, hemat, lebih percaya dengan fakta, cenderung membosankan, pendiam, mudah ditebak, konservatif dan lain sebagainya.

Dengan mengenali karakter dari manusia tersebut kita akan lebih bisa mengasah fungsi dari bagian otak kita dengan lebih baik.  Mengetahui karakter dari kemampuan otak sangat penting untuk mengetahui potensi. Hal ini sangat penting terutama untuk para pengajar atau trainer. Setelah mengetahui penjelasan tentang persamaan dan perbedaan dari otak kanan dan otak kiri tersebut, kita semakin mengerti akan bagian dan fungsi bagian dari tubuh kita tersebut.

Otak kita berfungsi menjadi pengendali semua aktifitas dan otak kita dibagi menjadi dua bagian penting yang mempunyai fungsi yang sama-sama pentingnya. Kedua bagian otak tersebut memang mempunyai beberapa perbedaan dalam hal fungsi secara spesifik, akibat jika terjadi kerusakan di bagian otak, dan juga jangka daya ingat yang sangat berbeda. Walaupun mempunyai beberapa perbedaan yang sangat mencolok, kedua bagian otak tersebut tidak bisa berdiri sendiri atau berfungsi sendiri. Kedua bagian otak saling mendukung satu dengan yang lainnya dan akan bisa berfungsi secara maksimal jika bisa saling mendukung. Ada banyak kegiatan yang bisa dilakukan untuk lebih mengasah kemampuan otak kanan dan otak kiri. Semakin dini kita mengasah kemampuan otak kita maka bakat dan kemampuan kita atau ketertarikan kita akan jauh lebih jelas. Menjaga kesehatan otak sangatlah penting. Kita bisa menghindarkan kerusakan bagian otak dengan makan makanan yang mempunyai gizi baik dan melatih kemampuan otak kita secara teratur.

Penjelasan tentang otak kanan dan otak kiri diatas bisa membantu untuk lebih memahami diri kita dan mensyukuri apa yang telah diberikan Tuhan kepada manusia.

Semoga artikel mengenai Persamaan dan Perbedaan Otak Kanan Dan Otak Kiri menambah wawasan kita. Terima kasih anda sudah berkunjung ke Perpustakaan Cyber.


Persamaan Dan Perbedaan Orde Lama, Orde Baru Dan Reformasi


Persamaan Dan Perbedaan Orde Lama, Orde Baru Dan Reformasi - Indonesia adalah sebuah negara besar yang telah merdeka sejak tahun 1945 silam. Indonesia telah dipimpin oleh beberapa pemimpin negara yang mana beberapa pemimpin tersebut memerintah dengan orde yang berpengaruh terhadap tatanan negara ini. Beberapa orde tersebut adalah Orde Lama di masa pemerintahan Presiden Soekarno, Orde Baru di masa pemerintahan presiden Soeharto, dan Orde Reformasi yang di awali oleh Presiden B.J. Habibi kemudian di lanjutkan beberapa presiden hingga sekarang.

Masa Orde Lama adalah masa pemerintahan Presiden Soekarno. Masa ini berlangsung berlangsung dari sejak Proklamasi Kemerdekaan Indonesia tahun 1945 hingga tahun 1968. Masa Orde Lama adalah masa Indonesia membangun tatanan dasar sebuah negara. Lembaga-lembaga negara baru dibentuk untuk menjalankan berbagai fungsi pemerintahan. Kemajuan negara Indonesia sangat pesat jika mengingat Indonesia adalah negara baru. Indonesia menjadi negara yang unggul dalam politik internasional. Indonesia dapat membuktikan kepada dunia bahwa Indonesia mampu sejajar kedudukannya dengan bangsa besar lain.

Masa Orde Baru yang dipimpin oleh Presiden Soeharto dari tahun 1968 hingga 1998 telah banyak memberi perubahan signifikan pada negara ini. Pemerintahan Orde Baru bertujuan untuk menata kembali tatanan negara berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 untuk meratakan keadilan dan kesejahteraan rakyat dan memperbaiki tatanan negara Orde Lama yang dianggap sudah tidak tepat lagi bagi Indonesia 

Masa Reformasi yang diawali tahun 1998 dapat menggulung kekuasaan Presiden Soeharto yang dianggap sudah tidak amanah lagi terhadap rakyat. Perekonomian melemah dan terjadi kerusuhan dibeberapa tempat membuat Presiden mundur dan lahirlah era reformasi.
Berbagai latar belakang pergantian pemerintahan negara ini menimbulkan perubahan-perubahan tatanan kehidupan masyarakat. Namun, perubahan tidak terjadi pada seluruh aspek. Berikut adalah  persamaan dan perbedaan Orde Lama, Orde Baru dan Reformasi.

1. Persamaan Orde Lama, Orde Baru dan Reformasi

1.1. Bidang Pemerintahan
  1. Pemerintah Orde Baru dan Era Reformasi, presiden selalu didampingi oleh Wakil Presiden. Pada Orde Lama, presiden pernah tidak didampingi oleh wakil presiden pada tahun 1957.
  2. Pada Orde baru, dan Orde Reformasi menggunakan sistem pemerintahan presidensil, dimana pemerintahan presidensil mempunyai ciri-ciri presiden sebagai pemimpin negara dan pemimpin pemerintahan.
1.2. Bidang Ekonomi

1.2.1. Impor meningkat pada Masa Orde Lama dan Era Reformasi. 

Impor yang terjadi pada masa orde lama disebabkan ketidakstabilan politik dan ekonomi negeri saat itu, seperti terjadinya pergolakan kembali dengan Belanda atau terjadinya sengketa Irian barat. Pad era Reformasi impor meningkat karena ketersediaan pangan tidak mencukupi kebutuhan masyarakat.

1.2.1. Presiden berwenang atas anggaran negara.

1.3. Bidang Pendidikan

Anggaran pendidikan pada Orde Lama dan Orde Baru kurang dari 10 persen dari APBN. Pada Orde lama sebagian besar anggaran untuk menstabilkan keamanan negara, sedangkan pada Orde Baru sebagian besar anggaran diutamakan untuk membangun infrastruktur.

2. Perbedaan Orde Lama, Orde Baru dan Reformasi

2.1. Bidang industri 

Bidang Industri belum begitu berkembang pada masa Orde Lama. Mulai berkembang pada masa Orde baru dengan dengan mendorong industri dalam negeri dapat memproduksi barang bermutu sehingga diminati oleh rakyat Indonesia sendiri. Sedangkan pada reformasi, pemerintah lebih menekankan pada banyaknya industri yang berkembang, namun kurang memperhatikan mutu produk.

2.2. Bidang politik

Terjadi pergantian kabinet sebanyak 7 kali selama masa Orde Lama yang menyebabkan politik pada masa itu tidak matang. Terjadi Politik Mercusuar yang menganggap Indonesia adalah yang terbaik dan condong ke arah komunis. Terjadi peristiwa G 30S PKI yang mengegerkan negara dan membuat paham komunis dilarang di negara Indonesia.

Menjalankan Dwi Fungsi ABRI. Pembatasan Partai Politik dengan Fusi Parpol menjadi 3, dilakukan untuk mempersempit pluralisme.

Terlepasnya Timor Leste dan NKRI saat era reformasi. Ditetapkannya kebijakan otonomi daerah.

2.3. Bidang pendidikan

Pendidikan pada masa Orde Lama menekankan pada penghapusan sistem pendidikan kolonial dan digantikan dengan sistem pendidikan yang sesuai dengan ideologi bangsa dan mengedepankan kesetaraan hak setiap anak untuk mendapat pendidikan.

Pada masa Orde Baru banyaknya program pemerintah untuk pendidikan dan beasiswa seperti : Gerakan Nasional Orang Tua Asuh (GNOTA), beasiswa Supersemar, dan pembarantasan buta huruf, wajib belajar. Sistem pendidikan pada masa ini menekankan pada indoktrinasi dan kepatuhan penuh. P4 diajarkan  

Terjadi desentralisasi tanggung jawab pendidikan. Pendidikan Tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah pusat, tetapi juga pemerintah daerah, seperti yang tercantum dalam UU No.32 tahun 2004 tentang Pemerintah Daerah.

2.4. Bidang Hukum dan HAM

Orde Lama menggunakan Undang-Undang Dasar Sementara Republik Indonesia 1950. Masa Orde Baru terjadi penyimpangan penegakan hukum dan HAM. Hukum sering berjalan tanpa mempedulikan HAM sehingga muncul ketakutan dan ketidakadilan di masyarakat. Kebebasan pers juga sangat dibatasi pada masa orde Baru. Pers seakan tidak dapat mengkritik kinerja pemerintah. Pada era Reformasi HAM benar-benar dilindungi dan muncul beberapa LSM dan kebebasan pers sebagai kontrol sosial atas kinerja pemerintahan. Penegakan hukum dan keamanan di dalam negara dan masyarakat lebih banyak dilimpahkan kepada POLRI, sedangkan keamanan negara lebih banyak dilimpahkan TNI terutama untuk menghalau ancaman dari luar. Masyarakat dari etnis lain seperti etnis Tionghoa juga diberi kebebasan lebih dan dilindungi hak dan persamaannya sebagai warga negara.  Amandemen UUD 1945 terjadi pada era reformasi, amandemen pertama dimulai tahun 1999, amandemen kedua tahun 2000, amandemen ketiga tahun 2001, amandemen keempat tahun 2002. Amandemen dilakukan untuk melengkapi dan menyempurnakan UUD agar lebih luas menampung kebutuhan warga negara

2.5. Bidang Kependudukan

Pada masa Orde Lama bidang kependudukan belum berkembang secara signifikan. Baru pada masa Orde baru kependudukan di Indonesia lebih diperhatikan, seperti masalah persebaran penduduk dan pengendalian penduduk. Untuk meratakan jumlah penduduk disetiap pulau, pemerintah mencanangkan program transmigrasi untuk menghindari kepadatan populasi di suatu pulau dan meratakankesejahteraan rakyat. Program KB juga dilakukan untuk menahan populasi penduduk. Program KB terbilang sukses karena pemerintah dan masyarakat bersama-sama mendukung dengan mengadakan penyuluhan dan pelayanan KB gratis. Pada era reformasi transmigrasi tidak lagi digalakkan dan masyarakat tidak antusias membantu menyebarkan informasi KB. Informasi KB lebih sering muncul di media masa dan tidak sampai ke pelosok negeri.

2.6. Bidang Pertanian dan Pangan

Pada era Orde Lama, pemerintah mencanangkan program land reform atau penataan lahan kembali lahan pertanian untuk dikelola negara. Negara mengambil alih kepemilika tanah kemudian membagikan tanah kepada buruh petani yang tidak mempunyai tanah untuk mereka kelola. Program ini bertujuan untuk meratakan kesejahteraan petani, namun berhenti pada masa pemerintahan Orde Baru. Orde Baru membuat program revolusi hijau untuk memenuhi swasembada pangan dalam negeri. Revolusi hijau memang berhasil menekan angka impor dan kelangkaan bahan pangan, namun kesenjangan kesejahteraan petani kembali terjadi karena makin banyak buruh tani yang tidak mempunyai tanah. Pada Era Reformasi, bidang pertanian dan pangan tidak kunjung membaik, impor bahan pangan bahkan ternak terus saja dilakukan. Teknologi pangan dan pertanian kurang diperhatikan sehingga tidak ada perkembangan signifikan dalam bidang ini.

Hal-hal diatas adalah beberapa persamaan dan perbedaan Orde Lama, Orde Baru dan Reformasi. Setiap pemimpin dan pemerintahan memiliki kekurangan dan kelebihannya masing-masing. Sebagai contoh, pada masa orde Lama, Indonesia unggul dalam politik luar negeri, Indonesia pernah menjadi tuan rumah konferensi Internasional, misalnya Konferensi Asia Afrika namun kesejahteraan masih kurang terjamin. Pada masa Orde Baru juga banyak pembangunan dan perkembangan, namun penyelewengan dan suksesi kepemimpinan tidak berjalan dengan baik. Di Era Reformasi juga kebebasan berpendapat lebih terjamin, tidak ada lagi fenomena penembak misterius seperti pada masa Orde Baru, namun penegakan hukum sring menjadi tumpul karena tebang pilih. Hukum lebih tegas terhadap rakyat kecil daripada rakyat yang mempunyai kedudukan. Semoga informasi ini bermanfaat bagi semua.

Semoga artikel mengenai Persamaan dan Perbedaan Orde Lama, Orde Baru Dan Reformasi menambah wawasan kita. Terima kasih anda sudah berkunjung ke Perpustakaan Cyber.


Persamaan Dan Perbedaan Obat Generik, Branded dan Paten


Persamaan Dan Perbedaan Obat Generik, Branded dan Paten - Semua orang tentu ingin menjaga kesehatan. Ada banyak cara yang dilakukan untuk menjaga kesehatan tubuh mereka. Banyak orang yang memilih menjalankan gaya hidup yang sehat dengan rutin makan makanan yang sehat dan mengandung banyak serat. Beberapa orang lainnya memilih untuk melakukan olahraga secara teratur. Sayangnya gaya hidup sehat yang tidak dilakukan dengan serius hanya akan membuat ada terkena penyakit. Ada banyak penyakit yang mungkin menyerang kita. Jika sudah terserang penyakit itu berarti kita harus mau berurusan dengan dokter, rumah sakit dan obat. Banyak sekali orang yang sudah pasrah karena hidup bergantung pada obat. Berbicara tentang obat-obatan yang kita konsumsi untuk menyembuhkan penyakit kita, kita perlu tahu terlebih dahulu tentang jenis-jenis obat yang ditawarkan pada kita. Apakah anda tahu apa saja yang dimaksud dengan obat generic, obat branded dan obat paten?

Jika anda belum tahu tentang perbedaan jenis obat tersebut maka anda akan segera tahu di sini.

Jenis obat-obatan tersebut tentu saja mempunyai perbedaan. Namun walaupun mempunyai perbedaan, bukan berarti anda tidak akan menemukan persamaan. Ada beberapa persamaan yang anda harus ketahui terlebih dahulu.Kita akan memulai persamaan dari obat generik, branded dan juga paten dengan mengetahui pengertian setiap jenis obat terlebih dahulu.

Obat generik adalah obat yang mempunyai kandungan zat aktif yang sesuai dengan nama generiknya.
 
Obat branded adalah obat yang diberi nama dagang atau obat yang sebenarnya telah habis masa patennya dan kemudian diberi nama dagang yang baru.

Obat paten adalah obat dengan nama dagang tertentu dan obat tersebut juga menggunakan nama yang merupakan milik produsen obat tersebut sendiri.

Itulah pengertian antara obat generik, obat branded dan juga obat paten. Lalu apa persamaan dari ketiga jenis obat tersebut. Persamaannya adalah sebagai berikut.
1.1. Golongan Obat

Persamaan pertama antara ketiga jenis obat tersebut adalah sama-sama termasuk dalam golongan obat yang resmi beredar di Indonesia.

1.2. Fungsi Menyembuhkan Penyakit

Ketiga jenis obat tersebut adalah obat yang mempunyai fungsi yang sama. Fungsi dari obat yang sebenarnya adalah menyembuhkan penyakit dan ketiga jenis obat tersebut sama-sama bisa menyembuhkan penyakit selama anda mengonsumsinya sesuai dengan aturan dan juga dalam jangka waktu yang ditentukan. Setiap obat juga akan dilengkapi dengan aturan minum atau aturan konsumsi sehingga anda tidak akan mengonsumsi obat secara berlebihan yang akan membahayakan bagi diri kita sendiri.

1.3. Tempat Jual

Persamaan lainnya yang bisa kita temukan dari ketiga jenis obat tersebut adalah tempat jual yang sama. Ketiga golongan obat tersebut bisa kita beli di toko obat, apotik atau tempat lainnya. Anda tidak perlu khawatir karena obat-obatan tersebut terpercaya.

Setelah kita mengetahui apa saja persamaan dari ketiga golongan obat tersebut, kita perlu tahu juga apa perbedaan antara ketiga golongan obat tersebut. Anda harus bisa membedakan ketiga golongan tersebut dan anda perlu tahu contoh obat yang masuk ke tiap golongan sebelum anda membeli apalagi sebelum anda mengonsumsinya.
Perbedaan antara ketiga golongan obat tersebut bisa kita dapatkan sebagai berikut.

2.1. Lisensi Resmi Golongan Obat

Dilihat dari lisensi resmi obat, maka obat generik berada di posisi yang paling atas. Obat ini mendapatkan nama resmi dari Farmakope Indonesi dari INN dan juga dari WHO atau lembaga dunia yang mengurusi masalah kesehatan. Beberapa lembaga tersebut juga ikut menjamin kandungan atau zat yang terkandung dalam setiap obat. Ini artinya anda lebih bisa mendapatkan manfaat dan juga keamanan ketika mengonsumsi obat tersebut.

Bagaimana dengan obat branded? Jika obat generik mendapatkan lisensi dari WHO dan lembaga lainnya, obat branded mendapatkan nama dari pabrik dan nantinya akan terdaftar di suatu Negara.

Berbeda halnya dengan obat paten. Obat paten ini adalah obat yang diberi nama oleh penemunya atau pabriknya. Ini artinya obat paten mendapatkan nama dalam jangka waktu tertentu sesuai dengan penemunya.

2.2. Proses Produksi dan Penamaan

Dilihat dari proses produksi dan penamaan kita akan melihat beberapa perbedaan. Obat generik akan dibuat dengan satu nama tunggal seperti misalnya Amoxilin. Nantinya proses selanjutkan akan dibuat obat branded dengan nama dagang atau merek tertentu seperti Pehamoxil yang berisi amoxilin. Setelah obat generik dan obat branded barulah bisa dibuat nama patennya atau dibuat obat patennya. Obat paten yang telah habis masa patennya kemudian bisa dijual atau diproduksi di pabrik lain dengan komposisi yang sama dan kemudian dijual kembali dengan merek yang berbeda.

2.3. Harga Golongan Obat

Bagaiman soal harga? Dalam soal harga, kita juga akan menemukan perbedaan yang cukup signifikan antara ketiga golongan obat tersebut. Harga obat paten dan juga obat branded akan cenderung lebih mahal ketimbang harga obat generik. Biasanya banyak orang yang tidak mau minum obat generic karena harganya yang sangat murah. Obat bermerek atau obat branded akan lebih mahal dari obat generik namun akan dijual lebih murah dari obat paten. Obat paten menempati obat dengan harga paling mahal karena menggunakan biaya penelitian, studi, klinis, kemasan dan juga biaya untuk promosi.

Sebenarnya mutu dan kualitas obat jauh lebih baik obat generik dibandingkan dengan obat bermerk. Jika anda masih bingung dengan contoh ketiga golongan obat tersebut, anda bisa mendapatkan contohnya disini.

Contoh Obat Generik: Amoxilin
Contoh Obat Branded: Amoksan, Etamox
Contoh Obat Paten: Cialis, Tamiflu

Selain perbedaan di atas, kita masih akan mendapatkan perbedaan lainnya dalam hal kemasan. Dalam hal kemasan obat generik biasanya akan dibuat lebih sederhana dan dilengkapi dengan logo generik. Bagaimana dengan obat bermerk dan juga obat paten? Obat bermerk akan dibuat lebih spesial karena berguna untuk menarik minat pembeli. Sama halnya dengan obat paten, obat paten juga akan dibuat istimewa dan dibuat sesuai dengan keinginan pembeli atau produsennya.

Banyak orang yang bertanya mengapa obat generik bisa jauh lebih murah walaupun khasiatnya sama? Obat generik ini jauh lebih murah karena tidak terkena pajak, tidak mengandung biaya promosi, tidak menggunakan biaya distribusi dan juga disubsidi oleh pemerintah. Banyak orang yang kemudian merekomendasikan obat generik dibandingkan dengan golongan obat lainnya. Obat ini mempunyai kualitas yang baik dan bisa menyembuhkan anda juga. Mengapa anda masih menggunakan obat yang mahal dengan kualitas yang sama dengan obat dengan harga yang jauh lebih rendah? Anda bisa membandingkan harganya dan kualitasnya sekarang. Tidak ada salahnya berkonsultasi dengan dokter atau apoteker untuk mendapatkan obat terbaik untuk penyakit anda. Bantuan dokter akan sangat penting untuk memberikan pemahaman pada pasien tentang obat yang dikonsumsinya dan juga khasiat dari obat tersebut. Jika anda merasa obat yang dibebankan harganya mahal mengapa anda tidak meminta obat generik yang harganya lebih terjangkau?

Semoga artikel mengenai Persamaan dan Perbedaan Obat Generik, Branded dan Paten menambah wawasan kita. Terima kasih anda sudah berkunjung ke Perpustakaan Cyber.


Persamaan Dan Perbedaan Novel Dan Cerpen


Persamaan Dan Perbedaan Novel Dan Cerpen - Membaca adalah salah satu kegiatan hobi atau sekedar menghabiskan waktu yang memiliki banyak manfaat. Manusia mendapatkan manfaat hiburan dan ilmu pengetahuan sekaligus dengan membaca. Materi bacaanpun sangat luas karena setiap objek dan subjek di dunia ini dapat ditulis menjadi sebuah tulisan. Jenis-jenis tulisan pun sangat banyak sekarang. Banyak sekali karya-karya literatur yang bersifat kontemporer.

Tulisan yang berjenis-jenis itu memiliki tujuan yang berbeda-beda. Ada yang betujuan sebagai pemberi informasi atau hanya sekadar hiburan saja. Selain perkembangan jaman yang melahirkan banyak sekali karya-karya baru, Indonesia sebenarnya memiliki seni literatur yang hampir punah. Roman adalah sejenis novel yang memiliki cerita yang lebih luas dan mendalam. Jika dalam suatu novel diceritakan mengenai kehidupan seseorang, maka roman cenderung menceritakan kisah hidup seseorang dari lahir hingga mati.

Kalangan muda masa kini lebih menyukai cerita pendek yang tidak menghabiskan banyak waktu untuk membacanya. Adapun untuk roman, orang-orang lebih menyukai cerita roman yang difilmkan seperti Di Bawah Lindungan Kabah dan Tenggelamnya Kapal Van Der Wijk. Novelpun masih sangat populer di berbagai kalangan saat ini.

Berbagai perkembangan novel telah dilahirkan dari penulis-penulis modern. Contohnya saja versi pendek dari novel yaitu novelette yang lebih mudah dibaca. Terkadang ada juga cerita pendek (cerpen) yang menceritakan banyak hal sehingga lebih panjang dan berhalaman-halaman. Membedakan cerita pendek dan novelpun menjadi sulit.

Namun sebenarnya tidak begitu penting untuk bisa membedakan satu dan lainnya. Keduanya sama-sama merupakan jenis tulisan yang bertujuan memberikan hiburan berupa cerita fiksi atau tidak nyata. Keduanya adalah suatu bentuk dari prosa. Prosa adalah turunan dari bahasa Latin yang berarti terus terang. Jenis tulisan prosa biasa digunakan untuk menyatakan fakta atau ide. Prosa sangatlah bebas dan tidak memiliki batasan.

1. Persamaan Novel dan Cerpen

Cerita pendek dan novel ditinjau dari berbagai segi memiliki persamaan dan perbedaan. Secara umum, berikut ini adalah persamaan dari cerita pendek dan novel.

1.1. Sama-sama karya tulis

Cerita pendek dan novel sama-sama merupakan penggambaran suatu peristiwa dengan menggunakan media bahasa. Gambaran tersebut dituliskan dengan menggunakan nilai-nilai estetika sehingga menjadi karya yang bisa dinikmati.

1.2. Sama-sama prosa

Cerita pendek dan novel sama-sama memiliki ritme yang bebas. Cerita pendek dan novel juga menggunakan bahasa yang memiliki arti yang sebenarnya. Tidak seperti puisi.

1.3. Sama-sama merupakan cerita dan memiliki karakter cerita

Cerita pendek dan novel berbentuk cerita atau prosa naratif fiksi. Keduanya menceritakan tentang objek dan subjek yang berada di tengah-tengah antara realitas dan fantasi. Cerita pendek dan novel karena merupakan cerita juga memiliki alur. Alur yang umum digunakan dalam cerita pendek atau novel adalah maju, mundur, atau campuran. Selain itu cerpen dan novel juga memiliki konflik yang merupakan kulminasi dari cerita yang terkandung. Setelah konflik memuncak maka cerita akan memiliki resolusi yaitu penyelesaian dari konflik, novel dan cerpen sama-sama memiliki resolusi.

Di dalam cerita harus ada tokoh yang diceritakan dan tokoh lain yang membantu mendukung cerita. Novel dan cerita pendek memiliki penokohan. Kedua jenis tulisan ini juga memiliki set atau latar tempat cerita terjadi. Penceritaan novel dan cerpen menggunakan sudut pandang yang biasa digunakan dalam membuat cerita, contohnya saja orang pertama pelaku utama, orang pertama pelaku sampingan, atau orang ketiga. Kedua jenis karya tulis ini juga memiliki amanat dalam ceritanya. Meski begitu amanat dari novel dan cerpen tidak dinyatakan secara eksplisit karena terbatasnya jumlah kata yang akan dibuat.

1.4. Memiliki tujuan yang sama

Novel dan cerpen, sama seperti karya sastra naratif lainnya, memiliki tujuan untuk memberi kesadaran kepada seluruh pembacanya. Membaca novel dan cerpen dapat memberikan perubahan emosi seperti kesedihan atau kebahagiaan sejalan dengan cerita yang tertulis di dalamnya. Novel dan cerpen dapat membantu pertumbuhan jiwa manusia karena cerita yang dikandung adalah mengenai kehidupan manusia dengan berbagai konfliknya.

Meskipun sama-sama karya berupa tulisan, pada dasarnya kedua jenis tulisan ini memiliki banyak perbedaan. Berikut adalah perbedaan dari novel dan cerpen.

2. Perbedaan Novel Dan Cerpen

2.1. Unsur ceritanya berbeda

Novel dan cerpen meski sama-sama merupakan cerita, karakter dari setiap unsur cerpen dan novel sangatlah berlainan. Yang pertama alur dari keduanya sangatlah berbeda. Cerita pendek cenderung memiliki alur yang sederhana karena cerpen ditujukan untuk dibaca dalam waktu yang sedikit. Sementara itu novel memiliki alur yang lebih rumit. Selain itu novel juga cenderung mengalami pergantian setting yang cukup sering dan pewaktuannya lama. Sementara itu cerpen yang memiliki setting yang cederung statis dan jumlahnya sedikit serta sebentar.

Dari segi konflik, konflik pada cerita pendek bukanlah konflik yang besar dan memiliki pengaruh signifikan bagi kehidupan tokoh. Sementara itu novel memiliki konflik yang berpengaruh sangat besar terhadap nasib tokohnya. Novel cenderung menggunakan dilema kebatinan dalam konfliknya.

Dilihat dari segi porsi cerita yang dibahas, cerita pendek hanya menceritakan kehidupan tokoh yang penting-penting saja, tidak membahas seluruh kehidupan tokohnya. Sementara itu porsi cerita yang dibahas di novel lebih luas. Hal-hal yang diceritakan dalam novel mencakup sebagian besar kehidupan tokohnya.

Cerita pendek cenderung tidak menjelaskan karakter tokoh-tokohnya secara mendalam. Tokoh-tokoh yang diceritakan juga tidak terlalu banyak. Jika dibandingkan dengan cerita pendek novel memiliki penokohan yang detail dan memiliki jumlah tokoh yang banyak.

2.2. Sasaran pembaca

Novel dibuat untuk orang yang mau membaca dalam waktu yang lama. Sementara itu cerita pendek dibuat untuk orang yang kurang memiliki waktu. Cerpen didesain sedemikian rupa agar dapat dibaca dalam waktu sekali duduk.

2.3. Panjangnya

Untuk sebuah tulisan dapat dikategorikan sebagai novel, di dalamnya harus terkandung paling tidak 35.000 kata. Sementara itu cerita pendek mensyaratkan agar jumlah kata dalam tulisan tidak melebihi 10.000 kata. Jumlah halaman di tengah-tengah dari 35,000 dan 10.000 kata dikategorikan sebagai novel kecil atau novelette.

3. Jenis novel dan cerpen

Novel memiliki banyak sekali jenis. Perbedaan jenis-jenis dari novel ini terletak pada genre ceritanya atau cerita apa yang diceritakan. Bisa juga dikategorikan dari fluktuasi emosional pembaca yang diinginkan penulis. Berikut adalah jenis-jenis dari novel.

Novel romantis, mengisahkan percintaan dan kasih sayang. Konflik yang terjadi berada di seputar permainan perasaan tokoh-tokohnya. Yang kedua adalah novel horror yang menceritakan mengenai hal yang menegangkan dan seringkali berbau supranatural yang terjadi pada tokohnya. Berikutnya adalah novel misteri. Novel misteri mengandung teka-teki yang membuat pembacanya bepikir dan penasaran bagaimanakah cerita akan berakhir. Yang keempat adalah novel komedi yang menceritakan tentang hal-hal yang lucu yang terjadi atau kebodohan dari tokohnya. Bertujuan untuk menghibur dan menyebabkan pembaca tertawa. Lalu ada novel petualangan, yang menceritakan keseruan-keseruan dari perjalanan tokoh untuk mencapai sesuatu, seringkali novel petualangan sering menggunakan unsur fantasi di dalamnya. Maka dari itu novel fantasi pastilah bercerita mengenai petualangan. Lalu ada novel sejarah yang menceritakan kisah nyata yang terjadi di masa lalu, novel jenis ini cenderung menyerap unsur dari jenis novel lain seperti romansa, petualangan, atau misteri secara sekaligus.

Sementara itu cerpen tidak memiliki banyak jenis. Cerpen terdiri dari judul yang tidak menceritakan cukup banyak cerita untuk dikategorikan layaknya sebagai salah satu kategori novel. Cerpen hanya terdiri dari dua jenis umum. Yang pertama adalah cerpen yang memiliki unsur edukatif. Cerpen jenis ini tidak hanya menonjolkan segi cerita tetapi dalam cerita itu ada amanat yang jelas. Yang kedua adalah cerpen non-edukatif, cerpen jenis ini mengandalkan cerita yang intinya kurang eksplisit dalam mengemukakan amanatnya dan mengedepankan penceritaan peristiwa.

Semoga artikel mengenai Persamaan dan Perbedaan Novel Dan Cerpen menambah wawasan kita. Terima kasih anda sudah berkunjung ke Perpustakaan Cyber.


Persamaan Dan Perbedaan Lemak Dan Minyak


Persamaan Dan Perbedaan Lemak Dan Minyak - Manusia membutuhkan nutrisi sebagai bahan bakar energi untuk menjalani kehidupannya setiap hari. Asupan nutrisi didapat dari sintesis dari dalam tubuh dan makanan atau minuman yang dikonsumsi. Kekurangan nutrisi menyebabkan ketidakseimbangan metabolisme yang membuat manusia tidak dapat menjalani harinya secara maksimal. Salah satu jenis nutrisi yang manusia butuhkan adalah minyak atau lemak.

Lemak dan minyak adalah sumber energi yang paling efektif dibandingkan dengan karbohidrat atau protein. Dalam satu gram minyak atau lemak yang dikonsumsi seorang manusia akan mendapatkan energi sebesar 9 kkal, sementara karbohidrat dan protein hanya memberikan 4 kkal saja per gramnya. Minyak atau lemak, terutama minyak nabati, mengandung asam-asam lemak penting yang tubuh kita butuhkan untuk mencegah penyempitan pembuluh darah akibat penumpukan kolesterol yang berlebihan. Asam-asam lemak yang dikandung minyak dan lemak antara lain adalah oleat, linolenat, linoleat, dan arakidonat.

Manusia menggunakan minyak dan lemak sebagai media penghantar panas agar bisa memasak bahan makanan. Bahan makanan yang telah dipanaskan akan lebih mudah diserap nutrisinya. Penggunaan lemak dan minyak juga memperbaiki tekstur dan rasa makanan, makanan yang telah di masak mengandung lebih banyak kalori.

Tidak semua lemak dan minyak sifatnya baik. Lemak mengandung sterol. Sterol dalam lemak hewani dinamakan kolesterol dan dalam lemak nabati dinamakan fitosterol. Fitosterol berbentuk cair. Lain seperti lemak hewani yang berbentuk padat, kecuali lemak hewan laut yang berbentuk cair atau minyak. Hampir semua bahan makanan mengandung minyak dan lemak terutama makanan yang asalnya dari hewan.

1. Persamaan Lemak dan Minyak

Minyak dan lemak sama-sama dibutuhkan oleh manusia. Keduanya memiliki persamaan dan perbedaan satu sama lainnya. Berikut adalah persamaan-persamaan dari lemak dan minyak.

1.1. Struktur

Lemak dan minyak sama-sama tergolong dalam kategori asam karboksilat. Asam karboksilat adalah asam organik yang mengandung gugus karboksil. Asam karboksilat adalah senyawa polar yang membentuk ikatan satu sama lain. Asam karboksilat memiliki titik didih yang lebih tinggi dibandingkan dengan senyawa organik lain yang beratnya sebanding. Semakin tinggi valensi asam karboksilat maka akan semakin sulit larut dalam air. Lemak dan minyak memiliki valensi yang tinggi karena rantainya panjang.

1.2. Sukar larut dalam air

Sebagaimana dijelaskan sebelumnya lemak dan minyak sukar larut dalam air. Air yang merupakan pelarut universal melarutkan berbagai zat dengan cara membasahi atom-atom bermuatan listrik (semacam kutub) dan membungkusnya, lalu baru melarutkannya. Minyak dan lemak tidak memiliki ujung molekul bermuatan listrik. Oleh karena itu air tidak bisa membungkus minyak dan lemak.

1.3. Mudah larut dalam pelarut organik

Alkohol, eter, benzene, kloroform, dan CCl4 adalah contoh dari pelarut organik. Pelarut sejenis itu akan melarutkan minyak dan lemak, kenapa? Karena minyak dan lemak adalah salah satu jenis ester keduanya mengandung karbon dan hidrogen. Senyawa-senyawa yang sejenis cenderung saling larut dan membentuk larutan baru yang seimbang. Selain itu, berbeda dengan air yang tidak bisa melarutkan minyak karena minyak dan lemak bersifat nonpolar sementara air bersifat polar saja, alcohol memiliki molekul polar dan nonpolar secara bersamaan. Oleh karena itu minyak dan lemak larut dalam alkohol.

1.4. Berat jenisnya lebih rendah dari air

Minyak dan lemak memiliki berat jenis yang lebih rendah daripada berat air. Air memiliki berat jenis 1 gram per sentimeter kubik, sementara dalam satu sentimeter kubik minyak atau lemak, beratnya adalah sekitar 0,8 gram.

Lemak dan minyak terbentuk dari molekul-molekul yang sama dan strukturnya tidak terlalu berbeda. Begitulah kira-kira kesamaan dari keduanya. Minyak dan lemak juga memiliki banyak perbedaan. Berikut adalah perbedaan dari minyak dan lemak.

2. Perbedaan Lemak dan Minyak

2.1. Sumber lemak dan minyak

Manusia bisa mendapatkan asupan lemak dan minyak dari sumber yang berbeda. Minyak dan lemak adalah golongan dari lipid. Lipid jenis minyak umumnya berasal dari tumbuhan dan dikandung dalam bentuk cair. Sementara itu lemak umumnya berasal dari hewan dan dikandung dalam bentuk padat. Pengecualian terdapat pada hewan laut. Hewan laut tidak memiliki lemak. Tubuhnya mengandung minyak bukan lemak.

2.2. Kejenuhan

Keadaan jenuh dalam kimia adalah keadaan dimana partikel-partikelnya tidak ada yang bebas dari reaksi. Setiap satu partikelnya memiliki pasangan dengan yang lainnya. Cabang-cabang rangkaian juga terisi penuh.  Minyak bersifat tidak jenuh karena minyak memiliki ikatan rangkap. Sementara lemak umumnya bersifat jenuh karena seluruh partikelnya berikatan dengan partikel lain.

2.3. Bentuk Olahan

Minyak dan lemak perlu diolah terlebih dahulu sebelum dapat digunakan untuk kehidupan manusia sehari-harinya. Margarin diolah dari lemak yang diolah dari minyak yang berasal dari tumbuh-tumbuhan. Sementara itu Mentega diolah dari lemak hewan dan memiliki kandungan kolesterol tidak seperti margarin. Lemak yang dikandung dalam minyak olahan cenderung bersifat tidak jenuh sementara lemak pada mentega cenderung bersifat jenuh.

2.4. Ketahanan

Kerusakan makanan atau tengik adalah perubahan aroma dan rasa. Hal ini disebabkan karena molekul-molekul yang terkandung dalam makanan terlepas ke udara karena terpapar udara. Minyak cenderung lebih mudah rusak karena lepasnya kandungan asam butirat di dalamnya. Sementara itu lemak cenderung lebih sulit tengik karena ikatan antar molekulnya lebih kuat dibandingkan dengan minyak sehingga molekulnya lebih sulit lepas ke udara.

2.5. Wujud

Pada suhu ruangan umumnya lemak memiliki wujud berupa padatan. Sedangkan pada suhu ruangan minyak berwujud cairan. Perbedaan ini disebabkan karena perbedaan wujud asam lemak penyusunnya. Seperti yang telah kita ketahui asam lemak pada lemak bersifat jenuh dan ikatannya penuh, hal ini menyebabkan lemak mengambil bentuk padatan. Sementara itu ketidakjenuhan asam lemak pada minyak menyebabkan minyak mengambil bentuk cairan.

2.6. Titik leleh

Lemak memiliki titik leleh yang lebih tinggi dibandingkan dengan minyak. Titik leleh adalah suhu ketika lemak atau minyak berubah dari fase padat ke fase cair. Titik leleh asam lemak dipengaruhi oleh panjang rantai karbon dari lemak atau minyak. Karena lemak cenderung jenuh dan memiliki atom karbon yang terikat, maka titik lelehnya lebih tinggi dibandingkan minyak. Titik leleh minyak lebih rendah karena ikatan rangkapnya lebih banyak dibandingkan lemak. Selain itu isomer asam lemak minyak yang memiliki konfigurasi cis menyebabkan minyak memiliki titik leleh yang lebih rendah dibandingkan lemak yang memiliki konfigurasi trans lebih banyak.

3. Contoh Minyak dan Lemak

Minyak dan lemak sangat mudah ditemukan dan digunakan dalam kehidupan sehari-hari manusia. Berikut adalah contoh dari olahan minyak dan lemak yang sering digunakan.

Minyak goreng. Digunakan sebagai penghantar panas, menambah nilai kalori makanan, dan menambah kegurihan makanan. Minyak yang berkualitas memiliki kadar gliserol bebas yang banyak. Semakin tinggi kadar gliserol bebas titik asapnya semakin tinggi. Minyak goreng yang sering digunakan berasal dari kelapa sawit dan buah zaitun.

Mentega. Mentega diperoleh dari proses pemecahan emulsi minyak dalam air yang dikenal dengan proses churning. Mentega dibuat dari lemak susu. Lemak susu diasamkan dengan cara dibiarkan atau diasamkan dengan membuhkan bakteri asam laktat pada lemak susu. Respirasi akan terjadi setelah pengasaman,

Margarin. Margarin memiliki kandungan, rupa, bau, rasa, dan konsistensi yang sama dengan mentega. Bedanya lemak yang digunakan berasal dari lemak babi atau sapi.

Semoga artikel mengenai Persamaan dan Perbedaan Lemak Dan Minyak menambah wawasan kita. Terima kasih anda sudah berkunjung ke Perpustakaan Cyber.


Persamaan Perbedaan Hukum Pidana dan Perdata, Pengertian, Contoh


Persamaan dan Perbedaan Hukum Pidana dan Perdata, Pengertian - Hampir setiap hari tayangan dan pemberitaan di televisi maupun di surat kabar menunjukan berbagai macam kejadian yang menyeret nama-nama hukum. Baik itu pencuri biasa, kasus korupsi, hingga kasus heboh para artis, tak hentinya lalu lalang dan menjadi sorotan publik. Dengan kejadian ini, sebagian dari para penikmat berita pastilah sudah tidak asing langi dengan kata-kata seperti « hukum pidana » dan « hukum perdata ».

1. Pengertian Hukum Pidana

Hukum pidana adalah suatu hukum yang berperan dalam mengatur perbuatan yang telah dilarang oleh pemerintah dan peraturan perundang-undangan. Bagi para pelanggarnya, akan mendapatkan sangsi sesuai perundang-undangan pidana. Hukum pidana ini sendiri terbagi menjadi 2 jenis, yaitu kejahatan dan hukum pidana pelanggaran.

Hukum pidana kejahatan adalah perbuatan yang melanggar perundang-undangan dan bertentangan dengan nilai moral, agama serta keadilan rakyat. Contoh dari hukum pidana kejahatan adalah mencuri, membunuh, berzina, memperkosa dan kejahatan serupa lainya. Sangsi dari pelanggaran hukum ini diatur dalam perundang-undangan hukum pidana.

Hukum pidana pelanggaran adalah perbuatan yang hanya merupakan larangan undang-undang. Dengan kata lain, hukum pidana ini hanya melakukan pelanggaran. Contoh dari hukum pidana pelanggaran adalah menerobos lampu merah, tidak menggunakan helm bagi pengendara bermotor dan tidak menggunakan sabuk pengaman bagi pengendara bermobil, menggunakan telepon saat berkendara serta tindakan lainya yang bersifat melanggar.

2. Pengertian Hukum Perdata

Hukum perdata dapat disebut dengan hukum pribadi. Hukum perdata merupakan hukum yang mengatur para pelaku hukum yag sipatnya lebih pribadi. Hukum perdata ini berbanding terbalik dari hukum publik. Hukum publik biasanya menangani kasus yang berkaitan dengan negara dan hal umum lainya seperti politik, sedangkan hukum perdata lebih menitik beratkan pada hubungan antar warga negara. Beberapa contoh dari kasus hukum perdata ini adalah pernikahan, perceraian, penyerahan harta dan juga warisan.

3. Persamaan dan Perbedaan Hukum Pidana dan Perdata

Banyak yang tidak mengetahui arti dari hukum-hukum tersebut. Bahkan ada yang membalikan pengertian dan fungsi masing-masing hukum tersebut. Untuk itu, di bawah ini akan dijelaskan beberapa perbedaan dan persamaan antara hukum pidana dan hukum perdata.

3.1. Perbedaan Hukum Pidana dan Perdata

3.1.1. Hukum Pidana

• Sistimatika

Dalam sistimatikanya, terdapat 3 KUHP. Yang pertama adalah tentang peraturan umum. Dalam buku kesatu ini, terdapat asa egalitas, di mana tidak adanya pidana tanpa ada peraturan (perundangan) terlebih dahulu. Asas ini juga menjelaskan bahwa, suatu tindakan tidak akan dikenakan pidana jika hal tersebut belum diatur dalam perundang-undangan.

Yang kedua adalah tentang kejahatan. Kejahatan tersebut dapat berupa kejahatan antar warga, kejahatan antar pemerintah, kejahatan bermartabat, kejahatan ketertiban umum, kejahatan yang dapat membahayakan orang lain dan kejahatan lainya.

Yang ketiga adalah mengenai pelanggaran. Pelanggaran tersebut dapat berupa pelanggaran terhadap keamanan umum, pelanggaran kesusilaan, pelanggaran jabatan, pelanggaran ketertiban umum dan pelanggaran lainnya.

• Penerapan

Pada hukum pidana, aparat hukum dapat mengambil tindakan langsung tanpa harus ada pengaduan atau laporan khusus dari pihak yang dirugikan terlebih dahulu, kecuali tindak pidana tersebut berupa delik pengaduan, seperti pemerkosaan dan kekerasan dalam rumah tangga.

• Isi

Dari segi kandungannya, hukum pidana terbagi menjadi 2 bagian, yaitu hukum pidana formil dan hukum pidana materil. Hukum pidana formil merupakan merupakan hukum yang mengenai cara melakukan pidana, sedangkan hukum pidana materiil mengatur segala sesuatu mengenai tindak pidana dan juga sanksi nya.

• Keberlakuan

Berlaku tidaknya suatu hukum pidana dilihat dari 2 aspek, KUHPidana pasal 1 (1). Yang pertama berbunyi :

“Sesuatu perbuatan tidak dapat dipidana, kecuali berdasarkan kekuatan ketentungan perundang-undangan pidana yang telah ada”

dan yang kedua berbunyi :

“Bilamana ada perubahan dalam perundang-undangan sesudah perbuatan dilakukan, maka terhadap terdakwa diterapkan ketentuan yang paling menguntungkannya”

• Pengaturan

Hukum pidana merupakan hukum yang mengatur relasi antara warga negara dengan negara.

3.1.2. Hukum Pidana

• Sistimatika

Berbeda dari hukum pidana, pada hukum perdata, terdapat 4 jenis KUHP.

Buku pertama lebih menitik beratkan pada orang sebagai obyek hukumnya. Beberapa hal tersebut seperti hak kewarga negaraan, tempat tinggal, catatan sipil, tentang harta bersama, warisan dan pembagianya, tentang pernikahan dan hal lainya dimana orang itu sendiri sebagai subjek hukumnya.

Buku kedua menjadikan benda sebagai hak objek manusia. Beberapa contoh dari buku kedua ini adalah tentang hak milik, hak kekuasaan atas sesuatu, hak pakai, hak sewa dan hal lainya yang menunjukan suatu kepemilikan.

Buku ketiga merupakan pengaturan dalam perjanjian. Di sini, pejanjian bersifat bebas karena buku ketiga sendiri bersifat tambahan.  Sedangkan buku keempat berisi tentang pembuktian. Pembuktian tersebut dapat berupa surat-surat maupun dokumen-dokumen.

• Penerapan

Berbeda dari pidana, di dalam hukum perdata, aparat hukum baru dapat bertindak, setelah adanya pengaduan atau laporan dari penggugat (pihak pelapor dan merasa dirugikan). Jika belum ada pengaduan, maka aparat hukum tidak bisa mengambil langkah lanjut dalam suatu kasus.

• Isi

Dari segi kandungan atau isi nya, hukum perdata terdiri dari 5 bagian, yaitu : hukum keluarga, hukum waris, hukum benda, hukum harta kekayaan, dan hukum perikatan.

• Keberlakuan

Berlakunya hukum perdata, tertera dalam Undag Undang Dasar 1945 pada pasal 1 yang berbunyi :

 “segala peraturan perundang-undangan yang ada masih tetap berlaku selama belum diadakannya aturan yang baru menurut undang-undang dasar in”

• Pengaturan

Hukum perdata merupakan hukum yang mengatur hubungan antara satu orang dengan orang lain dan lebih bersifat personal.

3.2. Persamaan Hukum Pidana dan Perdata
 
Beberapa persamaan yang terdapat dalam hukum pidana dan hukum perdata, dapat dilihat dari tata cara berpekara di pengadilan. Beberapa persamaan tersebut adalah  :

• Hakim majelis

Dalam pemeriksaan perkara, harus terdiri dari 3 orang hakim atau hakim majelis. Salah satu hakim tersebut bertindak sebagai ketua dan 2 orang lainya sebagai hakim anggota. Hal ini dikarenakan agar terdapat keputusan mutlak dan tidak ada suara seimbang.

• Persidangan terbuka

Persamaan selanjutnya adalah persidangan yang terbuka untuk umum. Persidangan ini dapat disaksikan dan dihadiri oleh setiap orang agar mereka dapat melihat jalanya pemeriksaan suatu perkara.

• Kesetaraan kedua belah pihak

Dalam suatu persidangan dan proses pengadilan, kedua belah pihak harus diperlakukan secara adil dan tidak dibedakan. Hakim harus mendengarkan pernyataan dari kedua belah pihak.

• Hak ingkar

Demi keadilan dan obyektivitas suatu pengadilan, maka, jika salah satu dari hakim atau panitera memiliki hubungan sedarah dan hubungan semenda yang mencapai derajat tiga dengan pihak yag memiliki perkara, maka hakim atau panitera tersebut wajib mengundurkan diri.

Contoh kasus hukum pidana dan perdata

• Hukum pidana

Mencuri, membunuh, berzina, memperkosa, menerobos lampu merah, tidak menggunakan helm bagi pengendara bermotor dan tidak menggunakan sabuk pengaman bagi pengendara bermobil, menggunakan telepon saat berkendara dan lainya.

• Hukum perdata 

Pernikahan, perceraian, penyerahan harta, pembagian harta gono gini, permasalahan hak kepimilikan, juga warisan, masalah penyewaan tanah dan lainya.

Semoga artikel mengenai Persamaan dan Perbedaan Hukum Pidana dan Perdata menambah wawasan kita. Terima kasih anda sudah berkunjung ke Perpustakaan Cyber.